Minggu, 26 Maret 2017

HUMOR PENJUAL AYAM DENGAN SEORANG ANAK MUDA

Sekedar humor yang hanya untuk hiburan semata.
Seorang Ibu-ibu penjual ayam dan doli-doli sok pintar.
Keterangan : [I ==» Ibu-Ibu], [D ==»» Doli-Doli].

D : Ayam dari mana namboru....!!
I : Dari medan ito..
D : jangan margabus ya namboru, aku pengalaman ni soal ayam...
I : Bah boasa margabus...!!!
D : bereng da asa hu cek

"lalu ia memesukkan jari kelingkingnya ke pantat ayam lalu di putar-putar"

D : nei..margabus do namboru dari padang nya ini
I : bah boasa songoni..
lalu diambil nya lage satu ekor ayam yg putih dan menjulluk pantat nya..
D : nion pe sian jambe doon..
"ibu itu bingung sambil garut2 kepala"
I : ni majo tes namerai...

"lalu doli mengambil yg merah dan menjulluki pantat ayam tersebut"

D : molo on sian jawa doon...asing hangat na..
I : bah ido...
(tapi dah maccapur palak ibu)
I : jadi bohado tuhoron mu do manukon nga di julluki ho ihur na
D : Daong namboru holan mangajari do au...
"IBU DIAM DAN JENGKEL''
D : Namboru orang mana....???
"tiba2ibu itu pun membuka celana nya dan nungging..
I : julluk lah dulu ihur ku ini na....
biar tau kau aku ini orang mana...!!"

si doli-doliw itu pun lari ketakutan
hahahahaha amangoi amang.
" LAWAK BATAK"

Kamis, 16 Maret 2017

MANJAKAN ANAK ATAU MENGHANCURKAN ANAK KAH

Cara menghancurkan anak paling mudah adalah dengan memanjakannya | memudahkannya dalam semua hal, menyediakan baginya semuanya

mungkin orangtua berpikir "dulu aku boleh susah, anakku jangan sampai sama" | jarang orangtua memahami, proses itu yang utama, bukan hasil

padahal susah itu yang membentuk seseorang, yang membuatnya tahan | sementara kemudahan yang datang sebelum waktunya itu merusak

apalagi kemudahan yang datang tanpa proses yang benar | akan jadi alasan, untuk tidak berjuang, untuk tidak berpayah dalam sesuatu

dan anak-anak kita berubah, jadi manusia yang tak kenal nikmat sejati | yaitu bahagia yang didapat setelah bersusah payah, melebihi batas

dan orangtua sering lupa, bahwa kesulitanlah yang membentuk mereka | bukan dimanja senantiasa, bukan dituruti segala maunya

ajarkan anak-anak kita untuk terbiasa dengan kehidupan | bimbing mereka menjalani prosesnya bukan hasilnya

bahwa tak semua yang mereka inginkan bisa mereka dapatkan | bahwa tak semua kondisi ideal, mereka harus terbiasa dengan itu

agar mereka mampu berkarya dalam keterbatasan | bersabar saat penantian dan bersyukur saat memiliki

yang terpenting, agar mereka memahami dunia ini bukan tujuan | tapi merekalah yang harus kendalikan dunia agar jadi bekal akhirat

Catt : Copy from Facebook Anakku Sayang

Rabu, 15 Maret 2017

Perlakukanlah Ibu Mertua Seperti Layaknya Ibu Kandung Sendiri

Seorang ibu ingin meminjam uang kepada anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata : " Nak, bolehkah ibu meminjam uang 100 ribu,? Ibu ada perlu buat beli beras.". Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata: " Iya Bu, nanti Aku tanya istriku dulu", seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan...Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung. Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 th = 36 juta....!!!!. Dia berfikir, waktu balita dia hanya diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang....Jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar?? Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia. Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dgn GRATIS..Maafkan anakmu ini yang tidak tahu balas budi.. Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 jt, sambil menangis ia berkata: "Ibu, jangan berkata pinjam lagi yaa, hartaku adalah juga milikmu, do'akan anakmu ini agar selalu berbakti padamu". Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu ia berkata: "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdo'a agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di SURGA nanti dalam kebahagian.. Semoga Bermanfaat.(Jangan biarkan bacaan bermakna ini mengendap di telepon mu, jadikan ladang pahala dg meberikan ke orang lain..bagi PARA ISTRI ingatlah bahwa rizki dari suamimu adalah juga hak mertuamu. Dan juga perlakukan lah ibu mertua seperti ibu kandung sendiri....