Sabtu, 12 Februari 2011

Asal usul kata mutiara



ASAL-USUL KATA-KATA MUTIARA
Pada suatu ketika, terdapat seorang pemuda yang sepanjang hayatnya asyik mengumpulkan kata-kata mutiara yang terdapat diseluruh pelosok dunia.
            Dia menulis banyak sekali kata-kata mutiara. Semuanya kurang lebih dari 100 jilid, membukukan setiap kata-kata mutiara yang dipelajari. Akhirnya ia duduk tenang dan berpuas hati dengan karya-karya yang telah dikerjakannya. Setelah itu, rasa lega tadi tergugah oleh suatu pikiran lain. Memang benar ia telah menulis dengan begitu banyak sekali tetapi tidakkah itu memenatkan siapa saja yang mau membacanya? Maka ia duduk dan menulis ulang dalam tempo 10 tahun lagi. Jilid awal buku tadi diringkas sehingga tinggal 1/10 dari ukuran asal yakni menjadi 10 jilid.
            Setelah selesai, ia duduk berpuas hati dengan karya-karyanya yang telah dikerjakannya. Sekali lagi, rasa lega tadi tergugah oleh suatu pikiran lain. Ia merasa salah terka. Dia sadar bahwa banyak orang menjadi terlalu sibuk untuk membaca kesepuluh jilid bukunya. Lantas dengan susah payah dia meringkas dan memadatkan lagi sehingga tinggal menjadi 1 jilid saja.
            Setelah 10 tahun berlalu dan kini si pemuda menjadi tua tetapi lebih bijak. Dia memperhatikan keadaan sekeliling dan mendapati bahwa sekarang ini adalah zaman serba instan (cepat). Manusia menginginkan setiap benda dengan instan-mie instan, kopi instan, foto instan, pornografi instan, pengumuman instan, kaya instan dan sebagainya. Oleh karena itu dia mengambil semua jilid bukunya dan meringkas lagi sampai beberapa vandel yang berisikan satu pesan  didalamnya…..
            …..karena ia tau bahwa manusia pada saat ini kalau bisa menginginkan hikmah dengan instan .
            itulah asal – usul vandel untaian kata-kata mutiara…………..
di tulis kembali oleh klinton simbol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar